TEMUAN AUDIT IATF 16949 YANG SERING SAAT AUDIT

TEMUAN AUDIT IATF 16949 YANG SERING SAAT AUDIT

Berikut adalah temuan-temuan IATF 16949 dan ISO/TS 16949 oleh badan sertifikasi yang kami rekap di beberapa client kami (lebih dari 40 perusahaan), min 5 jenis temuan yang sama terjadi maka kami masukkan Selengkapnya »

IATF AUDITOR GUIDANCE FOR IATF 16949

IATF AUDITOR GUIDANCE FOR IATF 16949

Apakah Tujuan dari Manual IATF AUDITOR GUIDANCE FOR IATF 16949 ini: Sebenarnya apa yang diminta auditor melalui pelaksanaan audit Badan Sertifikasi IATF 16949 di perusahaan kita, salah satu guidancenya adalah tuntutan dari Selengkapnya »

LAYANAN KAMI

LAYANAN KAMI

PT. Rimar Solusi Tangguh Konsultan Improvement dan sistem MK3L Jl Arjuna Blok B No 29, Galaksi 17147 0813 8438-0326 / 08777-178-1334 www.improvementqhse.com binapuraconsulting@gmail.com Improvementqhse@gmail.com Group WA: IATF-16949 Indonesia LAYANAN Improvement Program at Selengkapnya »

LIST MANUAL SPECIAL PROSES

LIST MANUAL SPECIAL PROSES

Manual ini sangat bermamfaat secara teknis untuk meningkatkan performance Industri Manufaktur yang mempunyai special proses, manual ini berupa point-point review pertanyaan dan bagaimana menilai special proses dan sangat baik dipakai untuk acuan Selengkapnya »

IATF 16949:2016 – SANCTIONED INTERPRETATIONS, OKTOBER 2020

IATF 16949:2016 – SANCTIONED INTERPRETATIONS, OKTOBER 2020

Berikut kami sampaikan perubahan IATF 16949:2016 berdasarkan Sanctioned Interpretations, SI 19 issued in August 2020, effective October 2020: Definisi pelanggan harus dipertegas, bisa saja pelanggan itu adalah OEM, yang nantinya merakit part, Selengkapnya »

LAYANAN REVIEW IMPLEMENTASI CORETOOLS IATF 16949 (ONLINE /ONSITE)

LAYANAN REVIEW IMPLEMENTASI CORETOOLS IATF 16949 (ONLINE /ONSITE)

Bagi perusahaan yang ingin memastikan keefektifan implmentasi Coretoolnya, silahkan mengikuti program REVIEW IMPLEMENTASI CORETOOLS IATF 16949. Program ini: Ditujukan Bagi perusahaan yang sudah mengimplementasikan Coretools IATF 16949 (APQP,PPAP, FMEA +Control Plan, SPC, Selengkapnya »

YANG DILAKUKAN PERUSAHAAN TERKAIT REVISI KEDUA IATF GLOBAL WAIVERS AND MEASURES IN RESPONSE TO THE CORONAVIRUS PANDEMIC (COVID-19)

YANG DILAKUKAN PERUSAHAAN TERKAIT REVISI KEDUA IATF GLOBAL WAIVERS AND MEASURES IN RESPONSE TO THE CORONAVIRUS PANDEMIC (COVID-19)

MAKSUD PERUBAHAN Dikarenakan wabah Covid-19 ini, IATF 16949 meninjau dampaknya pada skema sertifikasi IATF 16949 dengan prioritas utama adanya Keselamatan dan Kesejahteraan bagi semua orang yang terlibat dalam Skema Sertifikasi IATF 16949. Selengkapnya »

TIDAK ADA KONTROL ITU YA KORUP  MENURUT IATF 16949  PASAL 5.1.1.2 dan PASAL 5.1.13

TIDAK ADA KONTROL ITU YA KORUP  MENURUT IATF 16949  PASAL 5.1.1.2 dan PASAL 5.1.13

Setiap pekerjaan kalau tidak dikontrol maka akan timbul deviasi, didiamkan dalam waktu yang lama maka deviasi akan membesar dan susah dikembalikan ke semula alias corrupt. Deviasi yang didiamkan itu bisa terjadi karena Selengkapnya »

PERENCANAAN PROGRAM PEMBUATAN AIAG-VDA FMEA

PERENCANAAN PROGRAM PEMBUATAN AIAG-VDA FMEA

Ada beberapa indikasi penyebab  yang mengakibatkan FMEA tidak begitu memberikan masukan bagi perusahaan, Indikasi itu antara lain karena: Kurang paham proses yang dianalisa Adanya shortcut action dalam mengantisipasi masalah yang diidentifikasi Data Selengkapnya »

PUBLIK TRAINING IMPROVEMENTQHSE

PUBLIK TRAINING IMPROVEMENTQHSE

Dear all Client berikut Publik Training www.improvementqhse kita, semoga ini bisa memberikan kontribusi.  Sifat Training memperdalam konsep dan praktik materi. Keuntungan peserta training: Mendapatkan sertifikat sesuai materi Masuk ke Group IATF 16949 INDONESIA Selengkapnya »

 

TIDAK PERLU SUSAH-SUSAH MENCARI PENYEBAB DALAM PEMBUATAN AIAG &VDA FMEA

Saat membuat FMEA versi AIAG-VDA, kami menyimpulan bahwa yang sangat diperlukan untuk membuat FMEA adalah pekerja-pekerja yang memahami tahapan proses dan atau memahami penggunaan produk serta bisa mengubah inputan produk atau proses menjadi rencana perbaikan. Maksudnya inputan itu adalah informasi fungsi dan persyaratan serta kendala-kendalanya. Tahapan proses/pemahaman detail produk diperlukan ketika melakukan ANALISA STRUKTUR, dan inputan produk dan proses plus kendala  dibutuhkan saat melakukan Analisa FUNGSI.  Jadi Kompetensi team itu harus kuat di untuk melakukan ANALISA STRUKTUR dan Analisa FUNGSI.

Di FMEA sebelumnya kami rasa agak berbeda, karena penekanan FMEA nya sangat kuat pada Analisa kegagalannya (ANALISA FAILURE), padahal kalau yang dianalisa kurang pas hubungannya dengan fungsi produk / proses maka perbaikannya pasti KURANG EFEKTIF, ya karena melakukan Analisa di suatu proses atau produk perlu mengetahui SCOPE SISTEM dan FUNGSI SISTEM dan TURUNANNYA PROSES ATAU KOMPONENNYA.

Pemahaman SCOPE dan FUNGSI, sebenarnya tidak hanya ditekankan pada saat ANALISA STRUKTUR DAN ANALISA FUNGSI saja, bahkan dilakukan di awal tahapan pembuatan AIAG &VDA FMEA, yaitu  tahapan PLANNING DAN PREPARASI, penekanan tahapan ini adalah menangkap keinginan pelanggan, menangkap fungsi dan persyaratan produk atau mengidentifikasi fungsi proses sesungguhnya.  Untuk internal di kami, pada tahapan PLANNING dan PREPARASI ini, kami coba membuat tabel pertanyaan spesifiknya, nah silahkan info kami di WA 08777-178-1334 untuk mendapatkannya. Tahapan PLANNING dan PREPARASI ini harus dilalui dulu, intinya siap di awal sebelum menganalisa SCOPE DAN FUNSI. Ketika sudah tahu detail tentu akan tahu siapa yang nantinya diperlukan, untuk menganalisa atau terlibat dalam membuat FMEAnya.

Saat berdiskusi mengenai AIAG &VDA FMEA ini, salah satu dari konsultan kami bertanya apakah versi FMEA sebelumnya dulu menekankan hal PLANNING dan PREPARASI juga? Kami menyutujui bahwa tuntutan matang di awal kurang pada FMEA sebelumnya, Khususnya pada Analisa Scope dan fungsi. Memang ada isian persyaratan fungsi, tetapi tidak ada tuntunan bagaimana cara mendapatkan fungsi produk/proses dengan tepat dan benar.

AIAG & VDA FMEA bisa cepat dipahami bila kita praktekkan. Coba saja selesaikan satu baris isian format AIAG & VDA FMEA proses dengan  benar, baik itu FMEA Desain komponen atau Proses, ketika selesai FMEAnya, maka pada akhirnya ada kesimpulan secara jelas hubungan Analisa FAILURE nya. Maksudnya penyebab kegagalannya secara tidak langsung terungkap secara gamblang, ya hal itu karena kegagalan sebenarnya cukup dilihat dari hasil ANALISA FUNGSI.  ANALISA FUNGSI yang baik rupanya dapat dilihat dari ruang lingkup Analisa yang tepat, Analisa lingkup itu sama dengan ANALISA STRUKTUR. Lalu bagaimana dengan ANALISA RESIKOnya? ANALISA RESIKO itu hanya menghitung nilai severity, Occurance dan mengidentifikasi dan menentukan bentuk Kontrol Deteksi dan Kontrol Deteksi, Control Prevention dan Detectionpun cukup melihat pada Failure Mode dan Failure Cost (ANALISA KEGAGALAN) yang diarahkan mulai dari ANALISA STRUKTUR dan ANALISA FUNGSI tadi. Jadi Analisa penyebab dengan menduga-duga (tanpa bukti) tidak dibutuhkan lagi, cukup ikuti perintah matang dari awal.

Dari kondisi di atas kita bisa mereview PROSES ATAU DESAIAN dengan metoda AIAG & VDA FMEA cukup dengan syarat-syarat pekerja yang:

  • Memahami Proses dan Produk
  • Mengetahui referensi produk/proses
  • Mau mengungkapkan kendala
  • Mau melakukan perubahan (punya sikap ngotot dan selalu berbicara berdasarkan aturan/reference)
  • Satu lagi nih, saat membuat AIAG & VDA FMEA, menurut kami tidak perlulah MODERATOR yang super pintar menganalisa, karena tahapan pembuatan AIAG & VDA FMEA kan sudah sangat terasa dituntun dari awal untuk menghasilkan penyebab KEGAGALAN (ANALISA FAILURE). Tidak percaya? Coba deh!!

 

Nah, yuk kita mulai perubahan melalui AIAG & VDA FMEA

 

Salam

www.improvementqhse.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

570 views