13 POINT PENTING DI CHEKLIST CONTROL PLAN EDISI-1

Ada 21 pertanyaan yang diajukan untuk sebagai panduan dan verifikasi untuk memastikan apakah CONTROL PLAN   kita sudah sesuai. Dari 21 pertanyaan itu sebenarnya ada 13 point besar yang dipersyaratkan, mulai dari metodologi dan penyetujuan CONTROL PLAN  . Berikut ke-13 point itu:

  1. Kesesuaian Metodologi CONTROL PLAN  yang dibuat, pastikan sesuai dengan aiag. Terkait dengan metodologi CONTROL PLAN   dapat dilihat di link ini https://www.improvementqhse.com/metodology-control-plan/.
  2. Penyiapan pembuatan kontrol plan, harus menggunakan DFMEA, PFMEA dan Diagram Alir Proses
  3. Pengendalian yang diidentifikasi dalam PFMEA, ini harus dimasukkan semua ke dalam CONTROL PLAN
  4. Karakteristik Produk/proses
    • Untuk Severity 9-10 di DMFEA, harus ditetapkan sebagai karakteristik khusus di PFMEA
    • Karakteristik produk/proses khusus dimasukkan dalam CONTROL PLAN
    • Karakteristik pass-through yang dikontrol oleh Perusahaan ada dalam kontrol plan
  5. Spesifikasi material yang memerlukan inspeksi, harus teridentifikasi di CONTROL PLAN
  6. Life Cycle Produk
    • CONTROL PLAN   mengcover semua proses, maksudnya mulai dari kegiatan mulai dari Incoming (bahan/komponen) sampai proses produksi/perakitan, termasuk juga packing
    • Keterkaitan proses juga dimasukkan di dalam kontrol plan
  7. Rework/repair
    • Rework/rapair harus dimasukkan ke dalam CONTROL PLAN , bisa dibuatkan terpisah  tetapi dilinkkan dengan CONTROL PLAN   induk /utama
    • Penyetujuan oleh pelanggan harus dipastikan diidentifikasi
  8. Test/uji. Dipastikan test performance dan persyaratan dimensi teridentifikasi
  9. Error Proving
    • Error proving , harus semua tercantum dalam CONTROL PLAN , dengan metode dan frekuensi untuk memastikan efektivitas atau berfungsinya dengan baik
    • Apakah frekuensi untuk mengkonfirmasi keefektifan atau berfungsinya Error Proving memungkinkan penahanan output produk secara efektif sejak pemeriksaan verifikasi terakhir
  10. Sampling produk
    • Harus ada dasar pengambilan sampel disebutkan di CONTROL PLAN, bisa dengan standar industri, tabel rencana pengambilan sampel statistik, atau metode atau teknik pengendalian proses statistik lainnya
    • Untuk frekuensi pengambilan sampel tidak 100%, apakah frekuensi berdasarkan volume yang dihasilkan dapat mendukung pengendalian yang efektif
    • Alat uji, harus dipastikan gages and test equipment tersedia dan sesuai CONTROL PLAN
  11. Metoda Pengukuran
    • harus dipastikan metodologi pengukuran disebutkan di CONTROL PLAN dan sesuai serta cocok memenuhi kebutuhan pelanggan atau ketentuan lainnya. Maksudnya Cara dan pemastian cara pengukuran (MSA) sudah sesuai. Lihat tulisan kami tentang MSA di website ini
    • Analisis sistem pengukuran telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhan pelanggan
  12. Lesson Learn yang didapat selama pengembangan CONTROL PLAN dan penanganan masalah selama pelaksanaan kontrol sudah diterapkan
  13. Approval CONTROL PLAN , harus dipastikan apakah memang perlu disetujui pelanggan atau tidak. CONTROL PLAN   analoginya dalam makanan merupakan resep, jadi sifatnya rahasia tentunya. Bila memang harus dilaporkan, kita harus pastikan  kerahasiaannya, misalkan melalui sudah adanya perjanjian tertulis tentang kerahasiaan atau kalau perlu tidak diberikan perameter yang dirahasiakan itu, caranya dengan membuat bagian dokumen CONTROL PLAN  , sehingga ketika harus dilaporkan CONTROL PLAN   ke pelanggan, bagian dokumen itu tetap disimpan di Perusahaan

Salam

Improvementqhse consulting

www.improvementqhse.com

Bila Perusahaan bapak/ibu ingin memperdalam APQP-3 dan Control Plaln-1 melalui training, silahkan kontak kami di marketing@improvementqhse.com atau kontak WA ke 08777-178-1334 (Nova)