TIDAK ADA KONTROL ITU YA KORUP  MENURUT IATF 16949  PASAL 5.1.1.2 dan PASAL 5.1.13

TIDAK ADA KONTROL ITU YA KORUP  MENURUT IATF 16949  PASAL 5.1.1.2 dan PASAL 5.1.13

Setiap pekerjaan kalau tidak dikontrol maka akan timbul deviasi, didiamkan dalam waktu yang lama maka deviasi akan membesar dan susah dikembalikan ke semula alias corrupt. Deviasi yang didiamkan itu bisa terjadi karena Selengkapnya »

PERENCANAAN PROGRAM PEMBUATAN AIAG-VDA FMEA

PERENCANAAN PROGRAM PEMBUATAN AIAG-VDA FMEA

Ada beberapa indikasi penyebab  yang mengakibatkan FMEA tidak begitu memberikan masukan bagi perusahaan, Indikasi itu antara lain karena: Kurang paham proses yang dianalisa Adanya shortcut action dalam mengantisipasi masalah yang diidentifikasi Data Selengkapnya »

PUBLIK TRAINING IMPROVEMENTQHSE

PUBLIK TRAINING IMPROVEMENTQHSE

Dear all Client berikut Publik Training www.improvementqhse kita, semoga ini bisa memberikan kontribusi.  Sifat Training memperdalam konsep dan praktik materi. Keuntungan peserta training: Mendapatkan sertifikat sesuai materi Masuk ke Group IATF 16949 INDONESIA Selengkapnya »

BELI MANUAL BOOK TERKAIT IATF 16949

BELI MANUAL BOOK TERKAIT IATF 16949

BELI MANUAL BOOK TERKAIT IATF 16949 Dear client, kami menyediakan beberapa manual terkait sistem IATF 16949, sebenarnya buku/manual ini bisa langsung dibeli di aiag.org, tetapi agar tidak merepotkan aktifitas bapak/ibu dan PASTI Selengkapnya »

KOMPETENSI AUDITOR DI PERUSAHAAN SISTEM IATF 16949

KOMPETENSI AUDITOR DI PERUSAHAAN SISTEM IATF 16949

Kenapa Internal auditor sangat penting? Ya karena Audit merupakan media sangat efektif untuk memberikan arahan manajemen untuk bertindak. Audit akan mereview kesesuaian pekerjaan yang sudah diatur, apakah efektif? Bila ada proses yang Selengkapnya »

SALAH KALAU AUDIT PRODUK CHEKLISTNYA DARI CONTROL PLAN SAJA

SALAH KALAU AUDIT PRODUK CHEKLISTNYA DARI CONTROL PLAN SAJA

Beberapa kali kami temui di implementasi IATF 16949 bahwa cheksheet Audit Produk diambil dari Control Plan /PQCS saja, apakah benar demikian? SEBAIKNYA TIDAK! Ya hal ini karena control plan/PQCS belum sepenuhnya menggambarkan Selengkapnya »

FMEA, CONTROL PLAN (PQCS), RECORD DAN ANTI ERROR

FMEA, CONTROL PLAN (PQCS), RECORD DAN ANTI ERROR

Apa hubungan: FMEA, Control Plan (PQCS), Record dan Anti Error/pokayoke? Jawabannya mudah harus saling berhubungan (link), sangat mudah untuk membuat ada kaitannya, tetapi yang susah adalah menerapkannya, sama saja dengan mengatakan gampang Selengkapnya »

ADA MASALAH,  SIAPA SIH YANG MEMPERBAIKI?

ADA MASALAH, SIAPA SIH YANG MEMPERBAIKI?

Penyelesaian masalah merupakan salah satu inputan perbaikan sistem, saya menilai bahwa masalah adalah inputan yang paling bagus untuk memperbaiki sistem kerja. Ada pepatah mengatakan, Pengalaman adalah Guru yang Paling Baik, ya baik Selengkapnya »

CHANGE /PERUBAHAN DI IATF 16949

CHANGE /PERUBAHAN DI IATF 16949

  Mengenai konsep perubahan lihat tulisan kami di http://www.improvementqhse.com/engineering-change-penanganan-perubahan/ Mengenai change /perubahan yang dimaksud IATF 16949 adalah perubahan pada banyak aspek, di metoda, peralatan, proses dan produk, intinya ketentuan IATF 16949 meminta Selengkapnya »

ENGINEERING CHANGE (PENANGANAN PERUBAHAN)

ENGINEERING CHANGE (PENANGANAN PERUBAHAN)

Hal yang sangat krusial adalah ketika menghadapi perubahan, perubahan itu hampir sama ketika ketika ada di perempatan jalan dan kita tidak tahu ke mana arahnya dan kita dituntut terus bergerak maju, yang Selengkapnya »

 

KONDISI YANG MEMBUAT P-FMEA  SEKEDAR ADA SAJA

Dalam training atau diskusi P-FMEA , kami selalu sarankan untuk membuat P-FMEA  sebagai awal mulanya perbaikan di produksi, kami menyarankan P-FMEA  sebagai project tahunan yang terus menerus direview, ditargetkan setahun semua Proses diFMEAkan, bahkan kami selalu mensyaratkan sertifikat pelatihan FMEA diberikan bila cukup satu proses utama sudah dibuatkan FMEAnya sesuai konsep yang benar dan sudah diserahkan ke  trainer. Kami tekankan itu karena FMEA perlu diimplemtasikan dan benar-benar dipahami sampai ada review apakah Risk terkontrol dan defect tercapai, nah bagaimana tujuan akhir P-FMEA terjadi kalau training hanya sebatas mengisi form saja. Nah dari artikel ini kami coba meresume beberapa kendala-kendala yang sering terjadi dan membuat FMEA hanya dibuat sekedar saja.

  • BUAT DENGAN CEPAT P-FMEA , BARU REVIEW kemudian, prinsipnya sih BISA seperti itu, tetapi actualnya P-FMEA banyak yang sekedar ada didiamkan dan tidak direwiew. Kemudian ketika ada new Model berikutnya, P-FMEA  yang sedekar itu dipakai juga kemudian dimodifikasi secukupnya saja, kondisi seperti ini terus terjadi, dan saat ada masalah akhirnya P-FMEA  yang ada direview tetapi tetap sekedarnya. Kalau kita mendiamkan Pekerjaan Rutin yang mudah dan sifatnya dominan dalam keseharian kerja kita, maka waspadalah untuk digantikan, dan ingat bahwa pekerjaan non rutin dan strategislah yang cepat meningkatkan kemampuan kita dan membuat kita bergairah setiap hari. [jadilah pekerja yang menyukai kegiatan strategis bagi perusahaan, jangan hanya menyukai pekerjaan harian saja]
  • P-FMEA DIISI DENGAN FOKUS ISI LENGKAP SAJA, KALAU SUDAH DIISI LENGKAP YA CUKUP LAH, kalau sudah direview dan disetujui customer, maka sampai disitu saja fungsi P-FMEA , apalagi ketika Customer tidak detail terhadap P-FMEA   Tidak ada yang mereview sejauh mana P-FMEA  itu berperan di internal sama saja mengebiri fungsi P-FMEA  yang sesungguhnya. P-FMEA  bukan pekerjaan Paperwork. Ingat ! pekerjaan kita dominan di PaperWork akan membuat kita tidak tahu detail proses, dan itu sangat merugikan secara terhadap kemampuan kita. [Jadilah pekerja yang melihat alasan dan mamfaat kenapa parameter-parameter di P-FMEA  disebutkan]
  • YANG MEMBUAT P-FMEA TIDAK PAHAM PROSES, bahkan ada pembuatan P-FMEA  diserahkan oleh pekerja baru / tidak memahami proses, padahal P-FMEA  membahas konsep dan rancangan produksi sehingga defect berkurang. Bayangkan kalau yang tidak ahli membuat P-FMEA , apa jadinya analisa P-FMEA  itu? Yang ada isian P-FMEA  hanya bersumber dari pikiran pekerja yang tidak ahli itu, sehingga kualitas P-FMEA  tergantung pekerja itu, untungnya sih bila  pekerja yang mengerjakan pintar dan peduli, nah bagaimana kalau tidak? [Jadilah pekerja yang suka terhadap proses utama, atur waktu anda agar dominan mengurusi proses utama]
  • MELIHAT RISK P-FMEA DARI KACAMATA KITA SENDIRI, ini akan menjerumuskan, perbedaan persepsi mengenai Ketidaksesuaian Produk antara customer dan perusahaan bisa terjadi, nah jembatannya salah satunya dengan menggunakan P-FMEA , jadi bagaimana harapan Customer terhadap produknya bisa diwadahi dengan P-FMEA . Jadi jangan buat P-FMEA  dari risk-risk yang kita punya saja. Jadilah Personal yang mau Belajar dan mau terima masukan
  • BOS / ATASAN KITA PUN TIDAK PEDULI P-FMEA KARENA BEGITU BANYAK PEKERJAANNYA, bila itu terjadi apakah kita juga tidak peduli dengan P-FMEA ? Ya bos menyuruh saya cepat , target P-FMEA  selesai hanya 2 hari untuk model A yang baru dan Bos berpikir P-FMEA  itu bisa cepat dilakukan. Begitu banyak alasan yang membuat kita hanya sekedar membuat P-FMEA , dan kitapun menyalahkan Bos/atasan, padahal kondisi itu akan membuat pengalaman saya begitu dangkal dengan P-FMEA . Jadilah Personal yang Peduli
  • P-FMEA dibuat bukan dari Cross Functional Team, malah ada satu departemen yang membuat P-FMEA , kalau kondisi satu departemen membuat P-FMEA  bagaimana mungkin bisa menangkap semua aspek parameter kegagalan. Inti P-FMEA  adalah menangkap parameter-parameter itu (4M+1E) kemudian mengontrolnya, P-FMEA  BUKAN ISIAN BELAKA! [Jadilah orang yang berjiwa ingin tahu, dan menyukai team work)
  • TUJUAN P-FMEA  YANG MENGHASILKAN RISK PROSES TERKONTROL DAN DEFECT SESUAI HARAPAN PERUSAHAAN TIDAK DIJADIKAN TARGET ACUAN. Salah satu pikiran orang bijak katanya selalu melihat Tujuan Akhir dari kegiatan yang dilakukan. Apakah kita melihat tujuan Akhir P-FMEA ? Kalaupun selama ini belum tercapai, apakah kita tetap mendiamkan? [jadilah personal yang selalu melihat tujuan akhir terhadap apa yang kita lakukan saat ini]

 

Salam

www.improvementqhse.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

268 views