20 tahun terakhir ada 8 Recall kendaraan di dunia dan 7 di Indonesia, penyebab dominan ada di assy bukan di part (lihat tabel)
Teori perilaku, SHELL, terkait perilaku K3 di Industri Penerbangan. Jadi ada empat komponen model SHELL, sistem penerbangan tersebut tidak bertindak sendiri-sendiri melainkan berinteraksi dengan komponen manusia sebagai pusatnya. Menurut model SHELL, ketidaksesuaian pada hubungan antar blok/komponen dapat menjadi sumber kesalahan manusia atau kerentanan sistem yang dapat menyebabkan kegagalan sistem dalam bentuk sebuah insiden/kecelakaan (Johnston et al, 2001). Bencana penerbangan cenderung ditandai olehketidaksesuaian pada hubungan antara komponen sistem, bukan bencana dari kegagalan komponen individu (Wiener & Nagel, 1988).(Wiegmann & Shappell, 2003).Model SHELL menunjukkan kerangka kerja untuk mengoptimalkan hubungan antara manusia dan kegiatan mereka dalam sistem aviasi yang menjadi perhatian utama untuk faktor manusia.International Civil Aviation
Di AIAGVDA FMEA juga jelas disebutkan mengenai kegagalan ketika produk tidak memenuhi tuntutan, dan paling banyak tuntutan tidak dipenuhi ketika sudah berinteraksi antara part yang satu dan part yang lain atau subsistem satu dengan yang lain. pendeknya kita bisa membuat part/sub sistem bisa memenuhi tuntutan discope kita saja tetapi belum tentu ketika part/subsistem itu berinteraksi/terassy. Bahkan Recall Kendaraan selama ini banyak terjadi bukan pada kegagalan part TETAPI kegagalan di ASSY. AIAGVDA FMEA sangat jelas mensyaratkan bagaimana kita menganalisa, tidak hanya part yang kita buat, tetapi bagaimana pada Next upper Elemen.

Mungkin contoh Analisa Perilaku di SHELL dan Risk Assessement di AIAG FMEA berlaku juga dengan kita sebagai manusia, kita paham, tahu dan mempunyai etika, rohani atau nilai lain yang bagus secara individu: mandiri, bisa meyelesaikan masalah, beribadah rajin dll tetapi kurang dalam berinteraksi untuk memberikan mamfaat ke orang lain, bahkan tetap mempertahankan penilaian sendiri. Ketika kita sebagai manusia membicarakan kepentingan bersama, tentu definisi bersama itu bervariasi; ada yang pintar/kuat seperti kita dan tentu ada yang lemah/bodoh, tetapi apakah kita bisa berinteraksi dan memberikan mamfaat ke mereka atau di sistem kita? Jangan-jangan kita hanya mau mempertahankan keinginan kita / hanya mau didengarkan saja, jadi semuanya untuk senangnya kita BUKAN bersama/orang lain, lalu ide-ide /tindakan kita itu malah bikin masalah di lingkungan atau sistem saat orang lain mengalah. Atau ketika kita mendidik anak: anak dipaksa memahami pelajaran tetapi moral/etika tidak diberikan, alhasil raport mungkin bagus tetapi tidak bisa berinteraksi, apalagi saat ini gadgethanya membuat anak-anak hanya berinteraksi di dunia maya
OK buat produk kita yang Genuine, tetapi pastikan juga sampai diassy di next proses atau diassy oleh customer (Assy to plant istilah AIAGVDA-FMEA), atau bahkan sampai dipakai oleh end user/pemakai. Konsep AIAGVDA FMEA ini merupakan salah satu pembeda dengan FMEA Edisi-4 yang selama ini dipakai banyak perusahaan. Silahkan dalami dan implementasikan AIAGVDA FMEA untuk memastikan Part Genuine kita juga genuine saat diassy.
Saya lampirka lampirkan beberapa insiden recall global di kendaraan 20 tahun terakhir:
| Merk Mobil | Masalah | Tahun Kejadian | Kerugian (estimasi) | Sistem Bermasalah | Jumlah Kematian |
|---|---|---|---|---|---|
| Toyota | Accelerator pedal macet (unintended acceleration) | 2009–2010 | >$5 miliar | Sistem pedal & elektronik kontrol throttle | ±89 kematian dilaporkan di AS |
| General Motors (GM) | Ignition switch cacat, mesin mati & airbag gagal | 2014 | >$4 miliar | Sistem kelistrikan & keselamatan (airbag) | 124 kematian dikonfirmasi |
| Volkswagen (VW) | Skandal “Dieselgate” – software manipulasi emisi | 2015 | >$30 miliar | Sistem kontrol mesin & emisi | Tidak langsung menyebabkan kematian, tapi berdampak pada kesehatan publik |
| Takata (multi-brand: Honda, BMW, Ford, dll.) | Airbag inflator meledak, serpihan logam melukai penumpang | 2013–2020 | >$24 miliar | Sistem keselamatan (airbag) | >30 kematian global, ratusan cedera |
| Ford | Cruise control switch bisa menyebabkan kebakaran | 2005–2008 (lanjut hingga 2010-an) | >$1 miliar | Sistem kelistrikan & kontrol | Tidak ada angka resmi kematian, tapi banyak insiden kebakaran |
| Stellantis (Jeep, Ram) | Risiko kebakaran akibat masalah kabel & software | 2023–2024 | Ratusan juta USD | Sistem kelistrikan & powertrain | Tidak ada laporan kematian |
| Hyundai & Kia | Risiko kebakaran mesin akibat kebocoran oli & masalah elektrik | 2015–2020 | >$2 miliar | Sistem mesin & kelistrikan | Tidak ada angka resmi kematian, tapi banyak laporan kebakaran |
| Honda | Airbag Takata (bagian dari recall global) | 2014–2019 | Bagian dari kerugian Takata | Sistem keselamatan (airbag) | Termasuk dalam >30 kematian global |
Untuk recall yang berdampak di produk kendaraan indonesia dalam 20 tahun terakhir bisa dilihat ditabel ini:
| Merk Mobil | Masalah | Tahun Kejadian | Kerugian/Skala Dampak | Sistem Bermasalah | Kematian Tercatat |
|---|---|---|---|---|---|
| Toyota (Avanza, Innova, Fortuner, dll.) | Masalah pada front garnish pillar clip, front door side impact beam, dan front shock absorber nut | 2019–2024 | Puluhan ribu unit ditarik di Indonesia | Struktur bodi & suspensi | Tidak ada laporan kematian |
| Toyota & Lexus (25 model) | Masalah pada meter kombinasi (speedometer error), pemanas elektrik kabin, dan ECU parking assist | 2025 | 25 model terdampak di Indonesia | Sistem elektronik & kontrol | Tidak ada laporan kematian |
| Honda (Jazz, CR-V, City, dll.) | Recall global Takata airbag, termasuk unit di Indonesia | 2014–2019 | Ratusan ribu unit di Indonesia | Sistem keselamatan (airbag) | Bagian dari >30 kematian global, ada korban di Asia termasuk Indonesia |
| Daihatsu (Xenia, Gran Max, Luxio) | Masalah fuel pump & sistem rem (recall lokal) | 2017–2020 | Puluhan ribu unit di Indonesia | Sistem bahan bakar & rem | Tidak ada laporan kematian |
| Suzuki (Ertiga, Swift, dll.) | Masalah fuel pump & sistem kelistrikan | 2019–2021 | Puluhan ribu unit di Indonesia | Sistem bahan bakar & kelistrikan | Tidak ada laporan kematian |
| Mitsubishi (Xpander, Pajero Sport) | Masalah pada fuel pump & sistem rem | 2019–2022 | Puluhan ribu unit di Indonesia | Sistem bahan bakar & rem | Tidak ada laporan kematian |
| Hyundai (Santa Fe, Tucson, dll.) | Masalah airbag & sistem kelistrikan | 2018–2020 | Ribuan unit di Indonesia | Sistem keselamatan & kelistrikan | Tidak ada laporan kematian |
Jadi Fokuslah ke bagaimana agar sistem kerja kita berjalan maju dengan tetap saling mengandalkan. Maju dan bertahan lebih lama akan terjadi bila kita maju bersama-sama.
yang mau join training AIAG VDA FMEA atau perusahaan mau membuat inhouse trainingnya jangan ragu kontak Nova di 08777-178-1334 atau email di sales@improvementqhse.com
oh ya training di kami dapat bisa manual asli AIAGVDA FMEA juga, tentu harganya jadi jauh lebih murah.
salam
www.improvementqhse.com





