CPM vs CPK vs PPK: Jangan Sampai Salah Pilih! Bisa-bisa Prosesmu Lulus, Tapi Tetap Dimarahi Customer
“Bos… Cpk kita sudah 1,67!” “Bagus! Berarti proses kita sudah tepat di target dong?” Eits… belum tentu! Nah, di sinilah banyak engineer, supervisor, bahkan quality engineer yang sering terjebak.
Mereka senang melihat Cpk tinggi, lalu mengira prosesnya sudah sempurna. Padahal…
Customer bisa saja tetap komplain. Kok bisa? Saya jelaskan seperti ini
Bayangkan Anda Sedang Main Basket 🏀 Misalkan Anda diminta memasukkan bola ke ring. Yang penting apa? Ada dua kemungkinan. Orang pertama berkata “Yang penting bolanya masuk ring.”Kalau masuk, ya sudah.Tidak peduli mengenai sisi kanan atau kiri. Nah… Ini cara berpikir Cpk. Selama masih masuk batas spesifikasi, proses dianggap mampu.
Orang kedua berkata “Masuk ring saja nggak cukup. Saya maunya SWISH! Masuk tanpa menyentuh ring!” Nah… Ini cara berpikir Cpm. Tidak hanya masuk. Tetapi juga harus mengenai sasaran yang paling ideal.
Ilustrasi Produksi Baut
Misalkan perusahaan membuat baut. Spesifikasi pelanggan: Target = 20,00 mm, LSL = 19,80 mm, USL = 20,20 mm
Suatu hari hasil produksi seperti ini.
20,14
20,15
20,16
20,15
20,14
Leader dan operator langsung senyum lebar. “Mantap! Semua masih masuk spesifikasi!” Memang benar. Tidak ada satu pun yang melewati USL. Kalau dihitung… Cpk bisa tinggi. Semua terlihat baik-baik saja. Coba hitung Cpk nya, silahkan..
Tetapi engineering datang sambil membawa kopi. Ia melihat datanya lalu berkata, “Sebentar… kenapa semuanya mendekati 20,20?”Karena ternyata… Walaupun semua masih lolos spesifikasi, seluruh proses sudah bergeser menjauhi target.
Nah…Inilah yang dilihat oleh Cpm.
Cpk Itu seperti anak kita yang baru Latihan bola yang penting datang dulu, mau pas Latihan ngegolin atau tidak entar dulu, yang penting ikut latihan, ikut Latihan sebagai USL-LSL, yang penting keluar rumah, tidak main gadget.
Cpm Itu Seperti udah naruh target gaya menendang dan menggolkan ke gawang, ini jadi target, USL-LSL nya tetap ikut les bola biar aktifititas fisik lebih banyak. Yang penting Gol-in, golin jadi target, bahkan ada target gol, misalkan di pojok atas gawang seperti Messi, nah ini kalau sudah latihannya serius dan mau ikut kejuaraan. INI KONSEP CPM.
“KALAU BEGITU CPK JELEK DONG?”
Tidak!, Justru Cpk dan Cpm mempunyai tugas yang berbeda. Bayangkan seperti ini.
Cpk bertanya, “Masih aman di dalam spesifikasi?” Sedangkan Cpm bertanya, “Sudah tepat di target belum?” Jadi mereka bukan musuh. Mereka seperti Batman dan Robin. Kerja sama. hehe
LALU PPK NGAPAIN?
Nah…Kalau Cpk itu ibarat melihat kondisi mobil hari ini, Ppk seperti melihat riwayat mobil selama setahun. Misalnya selama satu bulan produksi terjadi: semua operator, semua shift, jenis material, kondisi kelembaban terreview termasuk kondisi mesin . Karena itu Ppk menunjukkan performa nyata proses dalam jangka panjang.
Saya jelaskan melalui program diet saya, biar memahami Cpk dan Ppk
Saya timbang
Hari Senin massa badan Anda: 68 kg. Hari itu saja Anda terlihat bagus. Itu seperti Cpk. Tetapi…Bagaimana kalau dilihat selama enam bulan? 70, 68, 69, 75, 77, 78 Nah…Barulah kelihatan performa sebenarnya. Itulah Ppk. Susah ya diet! Semangat di awal saja. Dengan Ppk ketahuan kondisi sebenarnya.
KAPAN PAKAI APA? Jawabannya sederhana.
- Gunakan Cpk jika… saat ingin mengetahui apakah proses saat ini memenuhi spesifikasi. Tetapi catay ya, selama proses sudah stabil.
- Gunakan Ppk jika… saat ingin melihat performa produksi secara keseluruhan. Biasanya digunakan untuk saat : Initial Process Study , Run at Rate atau evaluasi bulanan
- Gunakan Cpm jika.. target engineering sangat penting, ini produk presisi atau yang menggunakan perisable tool spt proses membuat diameter piston , ketebalan coating. Di sini, sedikit meleset dari target saja bisa membuat biaya meningkat atau umur produk menjadi lebih pendek.
SO JADI JANGAN LANGSUNG HITUNG CAPABILITY!
Urutan Implementasi yang Benar
- Mulai
- Kumpulkan Data, data harus memenuhi kaidah sampling
- Buat Control Chart
- Proses Stabil? Bila belum hilangkan ketidakstabilan
- Tentukan Tujuan
- Hitung Cpm, Cpk, Ppk
“Cpk bikin customer tidak complain satu periode, Cpm bikin engineer tidur nyenyak!” Ppk tahu kamu sebenarnya siapa?
salam
www.improvementqhse.com
Perusahaan anda ingin mengadakan training SPC dengan langsung praktekkan di line produksi?, kontak Nova di 08777-178-1334 atau di sales@improvementqhse.com






